Espresso Dingin.. Kuminum Akhirnya..

Akhirnya..

Aku datang ke cafe yang kutau menyuguhkan kopi paling enak di kota ini.. Dan yang aku tau penyeduhnya hanya akan menyuguhkan espresso yang terbaik, jika tidak akan dibuang olehnya..

Kuberanikan diri..

“One Imbachi served as Espresso please”

Carlos Imbachi adalah nama petani dari Columbia.. Cafe ini membeli kopi nya langsung dari si Carlos.. Kopi ini sangat indah aroma nya menurutku.. Spicy dengan keasaman Blackcurrant.. Bahkan untuk orang awam pun, akan menemukan aroma “cabe” dari serbuknya.. Pantas saja Carlos mendapatkan penghargaan dari SCAA sebagai coffee of the year 2009..

Perfect place for my experiment using the perfect coffee..

Dengan segala daya dan kekuatan kutunggu kopi itu menjadi dingin.. tidak tahan.. kuseruput.. Dengan dalih, biar ada rujukan untuk rasa nya nanti setelah crema itu pudar..

Setelah CO2 itu berbaur dengan udara semi pertama di kota yang mempunyai 4 musim dalam hari nya.. Kuminum perlahan.. dan yang kurasakan adalah jelas manis dan asam nya blackcurrant itu..

Eksperimen berhasil.. dan terbukti.. Espresso untukku masih nikmat walau dingin.. tentu jika disajikan dengan benar memakai kopi yang enak.. ;)

Sudah kah anda coba?

Advertisements

3 thoughts on “Espresso Dingin.. Kuminum Akhirnya..

  1. Hallo mas Arief
    Salam kenal kembali, trimakasih atas coment nya di blog saya postingan kedua. Mudah-mudahan kita bisa saling tukar pikiran dalam soal “perkopian”. Eh nggak ding, malu-maluin aja bilang tukar pikiran, soale saya baca postingans nya canggih banget, kayanya bahkan mas Arif ini udah biasa minums kopi borju (maaf, maksud saya kopi yang harganya tidak merakyat). Yang penting, kayanya kita sama-sama “penikmat kopi”, bukan sekedar pecandu kopi. Wassalam

    • Bu Endang,
      Saya setuju sekali dengan klarifikasi perbedaan antara penikmat dan pencandu.
      Mengenai kopi yang saya minum, saya kebetulan diberi kesempatan untuk memilih. Dengan harga yang sama, saya bisa memilih meminum kopi yang enak atau tidak. Jadi saya mencoba untuk memilih yang enak setiap saya minum kopi.

  2. Pingback: MASH-UP #5: Coffee Blogs | Kopi Keliling Project

Leave a Reply to saidarief Cancel reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s