Rasio Kopi terhadap Air Seduh

Hasil akhir seduhan adalah keseimbangan antara strength (kepekatan  kopi dalam gelas) dan extraction (hasil turunan rasa yang ditarik dari biji kopi). Jika ada ketidak seimbangan antara dua faktor ini, akan terasa jelas dari hasil seduhan tersebut.

Kopi adalah perasa yang sangat pekat dan harus diencerkan dengan air. Berdasarkan konsensus penilitian yang diambil oleh kebanyakan, rasio yang konon katanya “acceptable” adalah 1.0% – 1.5% kopi dengan 99.0% – 98.5% air. Kopi dengan kepekatan di bawah 1.0% dianggap terlalu encer, dan di atas 1.5% dianggap terlalu “strong”.

Yang saya anggap sangat menarik adalah konsep extraction. Seperti dengan strength, konon katanya berdasarkan konsensus yang saya sebut diatas, extraction yang pas adalah di antara 18% dan 22%. Extraction yang kurang dari 18% disebut under-developed dan mengakibatkan rasa dengan aroma seperti rumput atau kacang tanah. Jika extraction berada di atas 22%, disebut over-extracted, maka rasa yang dominan adalah rasa pahit dan lidah akan terasa kering sesudahnya.

(Saya akan coba jelaskan sensasi lidah di lain waktu)

Yang patut diwaspadai adalah, menyeduh kopi yang strong tapi under-extracted. Atau, menyeduh kopi yang encer namun over-extracted.

Waktu saya pertama kali bermain-main dengan Aeropress, saya selalu dapat hasil yang kurang memuaskan. Akhirnya saya menemukan bahwa rasa kopi yang saya minum adalah seperti aroma kacang tanah namun sensasi di lidah terasa pekat sekali. Saya coba kurangi dosis kopi saya dan saya coba tambah waktu saya menyeduh kopi atau saya coba aduk kopinya selagi diseduh untuk menambah extraction. Hasil yang saya dapatkan sangat memuaskan. Ternyata saya selama itu menyeduh kopi yang strong tapi under-extracted.

Advertisements

5 thoughts on “Rasio Kopi terhadap Air Seduh

  1. Pingback: 6 Elemen dalam Penyeduhan Kopi | Belajar Kopi

  2. Saya setuju mas Arif, di postingan2 saya yang sudah-sudah saya pun selalu menyarankan agar selalu menyeduh kopi sambil diaduk, dan yang juga harus dilakukan adalah sesudah diseduh tutup sebentar (sekitar 3-4 menit), aduk lagi, baru kopi siap dinikmati. Cara ini benar2 akan menghasilkan rasa kopi yang pas dan mantap, silahkan mencoba.

  3. Maaf saya mau tanya nich, utk mengetahui extration itu mencapai 18 %, atau 22 %, tanda-tandanya apa ya…? thanks buat jawabannya, soalnya sy lg belajar bikin kopi yg enak.

    • Susah untuk bisa mengetahui ekstraksi kopi tanpa alat khusus. Salah satu alat yang ada saat ini, disebut refractometer.

      Lebih lengkapnya, Pak Toni Wahid sudah sempat membahas di cikopi,
      http://www.cikopi.com/2010/12/mojotogo-2/

      untuk yang tidak punya, eksperimen aja dengan rasio kopi dengan air yang sama.. diseduh satu cangkir di 3 menit, satu di 4 menit dan satu di 5 menit.. sensasi apa yang didapat dari masing2 cangkir..

Leave a Reply to joy Cancel reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s